Trik Ini Khusus untuk karyawan kecil, pebisnis kelas teri, bahkan mahasiswa dan Yang belum memiliki pekerjaan tetap
Point ini sebenarnya point yang sangat penting buat proses pengajuan kartu kredit, kenapa saya bilang penting, karena berapapun banyaknya ilmu dan informasi yang anda serap juga dapatkan dari manapun, tetap tidak akan bermanfaat kalo anda tidak praktek langsung dan menerapkannya langsung. Point-point ini saya bahas berdasarkan pengalaman dan proses belajar saya hampir 1,5 tahun demi mendapatkan kartu kredit pertama saya dari Bank BCA dengan limit awal cuma 4,5juta. Padahal kondisinya waktu itu bisa dibilang, saya bukan golongan karyawan tetap ataupun nasabah bank BCA yang memiliki saldo tabungan jutaan hingga puluhan juta rupiah, tetap saja buat saya pribadi itu adalah prestasi tersendiri. Kalau tidak berdasarkan pengalaman suka dukanya mencoba mengajukan kartu kredit tentu saya tidak akan nekat menuliskan rahasia ini kepada anda.
Kartu Kredit Pengangguran dan Mahasiswa
Trik Mendapatkan Kartu Kredit Untuk Pengangguran dan Mahasiswa
Point-Point Penting Mengajukan Kartu Kredit untuk Mahasiswa
Sebaiknya coba mengajukan untuk pertama kali digerai-gerai resmi Bank penerbit, khusus BCA, sebaiknya jangan sungkan untuk mengajukan di kantor cabang tempat anda menabung, jangan takut jika anda ditawari langsung oleh sales kartu kredit, justru akan lebih baik lagi kalau anda bisa sekalian kenal dengan mereka, karena dengan demikian anda bisa dibantu agar diusahakan prosesnya lebih cepat lebih baik (data anda tidak mengendap di verifikator kartu kredit), karena ada umpan timbal balik juga sales kartu kredit ingin sekali pengajuan anda disetujui, karena ini sumber income buat mereka juga.
Jika memang anda mengajukan di gerai-gerai di Mall,supermarket, jangan sungkan juga untuk berani mengajukan jika ditawari oleh sales kartu kredit. PEDE dan BERANI itu PENTING. Contoh nyata adalah Sinta-Jojo, Justin Bieber, karena mereka PEDE dan BERANI maka mereka pun menjadi SELEBRITIS. Keong Racunnn….mantab!
Saat anda ditanya apa profesi anda oleh sales kartu kredit, jangan ragu atau bimbang buat menjawab : KARYAWAN (walaupun anda masih mahasiswa/pengangguran sekalipun, itu urusan pribadi anda bukan urusan sales kredit buat tahu lebih lanjut), atau memang anda ingin menjawab lebih PEDE lagi bisa dengan PROFESIONAL (misalnya;
pengacara, dokter/dokter gigi, perawat, bidan, dll). Kenapa KARYAWAN? Karena dengan profesi ini, anda tidak akan ditanya‐tanya lebih jauh soal pekerjaan anda dan juga dokumen yang diminta cukup FC KTP dan dokumen tambahan semisal ATM, atau kartu kredit untuk pemegang kartu kredit sebelumnya. Jika anda mengaku sebagai WIRASWASTA, dijamin anda akan ditanya : "sudah ada NPWP+SIUP pak? Jika ada boleh kami ambil ke tempat bapak?", dan rata-rata untuk WIRASWASTA biasanya dikenakan survey kunjungan ke tempat untuk mengetahui jenis bidang usaha yang dijalani.
PEDE saat mengisi aplikasi kartu kredit, biasanya proses pengisian aplikasi, anda bisa mengisi sendiri atau dibantu oleh salesnya, bila dibantu prosesnya seperti interview saja, anda cukup jawab dengan tegas dan jelas menandakan anda PEDE.
Proses pengisian, data diri anda, isikan saja sesuai dengan KTP/Paspor anda, jika memang anda tinggal tidak sesuai dengan KTP anda juga bisa isi dengan alamat tinggal anda saat ini.
Hal Penting:
sebaiknya anda mengisi bagian Status Tempat Tinggal dengan Milik Keluarga, karena menurut informasi yang saya dapatkan, Tempat Tinggal Milik Keluarga tingkat analisanya baik dan anda tidak akan ditelusuri lebih lanjut jika anda mengisi dengan MILIK SENDIRI/PRIBADI.
Logikanya begini :
Jika anda seorang karyawan kecil (atau bahkan mahasiswa!) dengan gaji pas‐pasan, tapi anda berani bilang itu adalah rumah MILIK PRIBADI, akan menjadi kecurigaan tersendiri bagi analis untuk menscoring anda, bagaimana mungkin seorang karyawan kecil (gaji 1,5jt-2,5jt) mampu membeli/memiliki rumah? Jika memang kredit, apa jenis KPR nya? Ini akan dilacak oleh analis. Bisa-bisa anda akan disurvey kunjungan ke tempat tinggal anda! Umumnya juga, jika anda memiliki KPR, Bank manapun akan mengetahui anda memiliki KPR dibank apa, karena berdasarkan catatan SID BI (BI Checking), dan rata-rata bagi yang sering menunggak KPRnya ini akan mempersulit anda memperoleh kartu kredit.
Proses pengisian, DATA PEKERJAAN, jika memang anda bekerja tetap di suatu perusahaan tentu tidak akan ada masalah, isi saja apa adanya.
CATATAN KHUSUS : Jika anda mahasiswa, dan pengangguran, anda jangan berkecil hati, anda bisa tetap bisa mengisi bagian tersebut, anda bisa tulis saja alamat tempat anda kuliah misalnya khusus mahasiswa, dan isikan saja anda sebagai STAFF ADMINISTRASI atau apapun yang memang masih masuk akal untuk dianalisa oleh analis, lebih baik lagi jika anda mempunyai kenalan teman/saudara yang memiliki usaha, dan anda bisa memohon untuk bekerja sama agar menggunakan nama usahanya sebagai bentuk perusahaan tempat anda bekerja (cocok buat pengangguran), dan untuk no.tlp yang akan dicantumkan jika memang ada no.tlp fixedline (TELKOM) akan lebih baik
Namun jika anda memasang alamat kampus sebaiknya anda menggunakan TRIK INI :
Anda boleh cantumkan alamat kampus/usaha saudara anda, tapi untuk no.tlpnya jika tidak ada fixed line, coba gunakan saja no.tlp CDMA Sebaiknya CDMA yang digunakan jenis CDMA FLEXI, dan no. CDMA anda TIDAK menggunakan RBT/Nada Sambung!!!
Jika anda memang berhasil ditelepon oleh pihak analis untuk verifikasi, minta tolonglah saudara/teman anda untuk memposisikan dirinya sebagai salah satu staff tempat kerja anda, sebelumnya anda sudah memberi tahu teman/saudara anda perihal apa saja yang akan ditanyakan oleh pihak analis.
TRIK ini juga bisa diterapkan jika memang anda tidak memiliki Tlp Rumah Fixed Line.
Mengenai TRIK ini, saya menuliskan ini bukan untuk mengajari anda menjadi seorang penipu pihak Bank, saya berharap jika memang proses belajar ini anda butuhkan untuk mendapatkan kartu kredit dan bertanggung jawab sepenuhnya atas manfaat dan resiko yang ditimbulkannya
Proses pengisian KELUARGA TERDEKAT YANG TIDAK SERUMAH / EMERGENCY CALL, juga sama seperti proses pengisian data diri dan alamat tinggal anda, anda bisa minta tolong saudara/teman dekat atau pacar anda sekalipun. Jika terasa sulit untuk dibantu soal ini, anda bisa menggunakan TRIK di Point 3. Pahami dan Pelajari lebih lanjut, pasti anda akan mengerti akan kemana arahnya.
Pengisian kolom GAJI/PENGHASILAN, sebaiknya anda menuliskan minimal tuliskan 3juta, karena ini standar tetap yang dibuat oleh pihak Bank (3x UMR), tapi bila anda sudah memiliki kartu kredit, anda bisa lebihkan dari gaji/penghasilan yang anda dapatkan tapi masih masuk akal. Misalnya; anda memiliki referensi kartu kredit dengan limit 10juta, sebaiknya anda mencantumkan penghasilan anda diatas 10juta, di rentang 13jt‐15juta. Dengan demikian akan menaikkan rate penilaian analis saat akan menentukan limit kredit tentu tidak akan dibawah 10juta lagi.
Sebaiknya isi bagian kolom alamat penagihan dan pengiriman kartu ke alamat Rumah/tempat tinggal saja. Jika memang anda karyawan tetap, tahap awal lebih baik ke alamat kantor anda, agar lebih bonafid dan valuable dimata analis yang menilai.
Pastikan anda menjawab pertanyaan mereka seperti anda mengisikan form aplikasi kartu kredit. Biasanya mereka akan menanyakan beberapa hal penting saja Seperti:
a. Alamat Rumah anda
b. No telephone rumah anda
c. Saudara/teman yang tidak serumah yang bisa di hubungi
d. Nama ibu kandung
e. Perusahaan tempat anda bekerja/ perusahaan/ bisnis anda
f. Alamat tempat/bisnis/toko anda
g. Sudah berapa lama anda bekerja/sudah berapa lama usahanya.
h. Berapa omzet perbulan usaha anda/gaji anda.
Proses Tanya jawab ini sangat penting saat anda ditelepon oleh analis kredit bank, jika anda menjawab ragu‐ragu bahkan menjurus tidak sesuai dengan apa yang diisi di form aplikasi anda, sudah pasti 90% DITOLAK! Sekali lagi PEDE dan KEBERANIAN itu PENTING
sumber:
jagokredit.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar